berita
TGL: 18.08.2026
Suarakan Isu Agraria dan Otsus, Mahasiswa STT GPI Papua Meriahkan Karnaval HUT ke-81 RI di Fakfak
FAKFAK – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) GPI Papua mengambil langkah bermakna dalam memeriahkan kegiatan karnaval tingkat Kabupaten Fakfak yang digelar pada Kamis, 13 Agustus 2026. Mereka menjadikan momen kemerdekaan sebagai panggung untuk menyuarakan aspirasi masyarakat.
Tampil dengan nomor urut peserta 30, barisan mahasiswa STT GPI Papua memulai rute pawai dari Stadion 16 November Fakfak dan bergerak menyusuri jalanan kota hingga mencapai garis finish di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jalan Doctor Salasa Namudat.
Berbeda dengan peserta lainnya, kontingen STT GPI Papua menampilkan aksi teatrikal dan orasi yang menggugah di setiap pos penilaian sepanjang rute karnaval. Narasi dan atraksi mereka difokuskan untuk mengangkat isu-isu krusial, salah satunya adalah konflik agraria yang masih kerap terjadi di Tanah Papua, khususnya di wilayah-wilayah pelayanan GPI Papua.
Selain isu agraria, para mahasiswa juga dengan lantang menyuarakan pentingnya pemenuhan hak-hak pendidikan bagi generasi muda Papua. Mereka turut memberikan kritik konstruktif terkait implementasi Otonomi Khusus (Otsus) Papua, yang hingga saat ini dirasa masih belum sepenuhnya menyentuh akar permasalahan dan belum dirasakan manfaatnya secara utuh oleh masyarakat asli Papua.
Meski pada karnaval tahun ini kontingen STT GPI Papua belum berhasil membawa pulang gelar juara, hal tersebut sama sekali bukan masalah. Bagi civitas akademika STT GPI Papua, esensi keikutsertaan ini bukanlah untuk mengejar piala kemenangan, melainkan sebagai wujud partisipasi aktif serta kepedulian kampus dalam mengawal keadilan sosial di momen perayaan kemerdekaan.
BAGIKAN TAUTAN: